,

Kejaksaan Negeri OKU Selatan, Tahan Dua Tersangka Pembangunan Gedung Baru SMA Negeri 2 Buay Pemaca

oleh -940 Dilihat
oppo_0

OKU Selatan, kuntasnews–Kejaksaan Negeri kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, menetapkan dan menahan Dua tersangka tindak Pidana korupsi  kegiatan pembangunan gedung baru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 kecamatan Buay Pemaca.

Penetapan dan penahanan kedua tersangka ini, berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan pihak kejaksaan melalui Tindak pidana khusus (Pidsus) beberapa waktu yang lalu.

Kemudian setelah dilakukan, penyidikan terhadap kedua tersangka. Diduga kuat melanggar pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Jo. Pasal 18 UU no 31 tahun 1999 sebagai mana telah diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selanjutnya, pihak Kejaksaan OKU Selatan melakukan Penahanan dan penetapan tersangka, berdasarkan surat perintah Kajari OKU Selatan nomor: TAP-756/L.6.23/Fd.1/04/2024 tanggal 29 April 2024 atas nama tersangka I dan AP.

Kemudian penahanan terhadap kedua tersangka berdasarkan surat perintah  Kajari OKU Selatan nomor: Print-426/L.6.23/Fd.1/04/2024 tanggal 29 April 2024 atas nama tersangka I dan AP.

Kajari OKU Selatan Dr. Adi Purnama yang didampingi Kasi Pidsus, Kasi Intel, Kasi Datun dan Kasi BB dalam keterangan persnya mengatakan Dua tersangka merupakan pelaksana, dan konsultan pengawas pada kegiatan pembangunan gedung SMA Negeri 02 Buay Pemaca dengan nilai kontrak lebih kurang 2,2 Milyar Rupiah.

“Atas perbuatan pidana yang dilakukan para tersangka, Negara dirugikan sebesar Rp 719.681.378,62,” terangnya

Lebih lanjut Kajari mengatakan, terhadap kedua tersangka, tim tindak pidana khusus (Pidsus) Kejari OKU Selatan melakukan penahanan selama 20 hari ke depan.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terhadap kedua tersangka kita lakukan penahanan selama 20 hari, terhitung sejak tanggal 29 April hingga 18 Mei 2024 di Lapas Kelas IIB Muaradua,” urainya

“Selanjutnya, tim pidana khusus akan terus melakukan penyelidikan terhadap perkara ini dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru,” tandasnya (**)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.