Kontraktor Menjerit Kas Daerah Alami Kekosongan, ” Kok Bisa Ya…!?

oleh -359 Dilihat

OKU Selatan, kuntasnews-Pekerjaan Fisik yang telah selesai dikerjakan pihak ketiga (Kontraktor), maupun Konsultan perencana dan pengawas pada Tahun Anggaran 2023 lalu.

Hingga kini, memasuki pertengahan Tahun 2024 tak kunjung juga ada realisasi pembayaran yang dilakukan dari pihak pemerintah kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Sehingga membuat puluhan pihak ketiga (Kontraktor) dan Konsultan menggerutu, karena belum adanya pembayaran dana proyek yang telah rampung dikerjakan, seyogyanya telah menerima pembayaran pada akhir tahun lalu, justru harus gigit jari karena dana proyek tak kunjung cair hingga kini.

Atas kejadian ini, nasib puluhan kontraktor tersebut dan Konsultan di OKU Selatan menderita akibat uang mereka banyak yang belum terbayarkan lantaran Kas Daerah (Kasda) mengalami kekosongan.

Hal itu, sebagaimana yang dibeberkan oleh MR salah satu kontraktor di OKU Selatan, saat dibincangi. Senin, 11 Juni 2024.

Dikatakannya, yang dirasakan ribuan pekerja yang selama ini mengabdi pada kontraktor yang mengerjakan proyek. Saat ini kondisi ribuan para pekerja itu cukup sengsara.

Lantaran tak lagi punya biaya untuk menghidupi keluarga. Jika hal ini tidak segera diatasi, tentu saja bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Soalnya, upah mereka belum bisa dibayar sepenuhnya. kendati pekerjaannya sudah selesai dan diserah terimakan oleh SKPD yang bersangkutan.

Pemicunya, lantaran pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) OKU Selatan belum membayarkan tagihan (Termin) Seratus Persen (100 %).

“Iya, terus terang saya bilang, kalau saya sekarang ini lagi dicari-cari karyawan saya. Mereka mau meminta kekurangan gajinya yang belum saya bayar,” bebernya.

Bagaimana saya bisa membayar sepenuhnya. Lanjutnya, sedangkan saya belum menerima pembayaran dana proyek dari BPKAD sepenuhnya di Tahun 2023 lalu.

“Sudah hampir setengah Tahun Bulan Surat Perintah Membayar (SPM) dari SKPD berada. Tapi memang dana proyek yang belum cair karena Kas kosong,” jelasnya. (SR)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.